Terpisah, kepala Desa Sanleo, Yerem Amfotis dikonfirmasi melalui WhatsApp messenger, tak merespon pertanyaan wawartawan
Yerem Amfotis diduga beralibi bahwa handphonenya dijual kepada seseorang bernama Ignas Manek. “Selamat mlm,, Ini dgn om Ignas Manek,, Hp BPK desa sudh jual ksh sy,, Hanya BPK desa punya wa tdk hps,” tulis Ingas Manek.
Anehnya, seorang kepala Desa menjual handphonenya tapi WhatsAppnya masih aktif dan digunakan orang lain.
Sementara oknum-oknum lain yang disebut dalam berita ini belum berhasil dikonfirmasi, namun tim media tetap melayani ruang hak jawab dan hak klarifikasi untuk pihak yang merasa dirugikan.*(tim/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












