Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

RSUPP Betun Siapkan TPS Lebih Luas, Limbah Medis Puskesmas Malaka Terpusat

“Nantinya sampah medis dari Puskesmas akan dikirim ke sini, lalu diangkut sekaligus oleh pihak ketiga. Karena kalau di Puskesmas, butuh waktu lama untuk mencapai 2 ton,” kata Yoseph.

Pola tersebut diharapkan dapat membuat proses pengelolaan limbah medis menjadi lebih efisien.

Puskesmas tidak harus menunggu terlalu lama hingga mencapai volume tertentu untuk mendapatkan layanan pengangkutan, sementara pengelolaan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi.

Bagi RSUPP Betun, pengelolaan limbah medis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas pelayanan rumah sakit.

Pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya ditentukan oleh tenaga medis, fasilitas dan tindakan kepada pasien, tetapi juga bagaimana limbah hasil pelayanan dikelola secara aman.

Baca Juga :  Sesuai Kuasa Bupati, Wakil Bupati Henri Melki Simu Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Dengan rencana perluasan TPS, RSUPP Betun berharap sistem pengelolaan limbah medis di Kabupaten Malaka semakin tertata, terintegrasi dan efektif.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen manajemen RSUPP Betun di bawah kepemimpinan dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, untuk terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana rumah sakit.

Limbah medis yang dikelola dengan baik bukan hanya soal kebersihan rumah sakit, tetapi juga bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat dan lingkungan di kawasan perbatasan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung