Ia mengungkapkan rasa hormatnya terhadap mereka dan mengakui bahwa mereka telah memberikan dorongan dan inspirasi dalam perjalanan budayanya. “Ya, semua itu kan membentuk kita ini,” ujarnya.
Kini, Romo Ino terus aktif dalam kegiatan budaya, memberikan wawancara dan berbagi pengetahuannya dengan generasi muda. Ia juga memberikan dukungan kepada para mahasiswa yang sedang menulis skripsi tentang budaya Manggarai.
“Kita banyak yang tulis di sini. Macam yang kemarin itu ya, teologi Roeng yang dari siapa itu, Pater Rio Nanto, SVD,” jelasnya.
Perjalanan Romo Ino dalam melestarikan budaya Manggarai menjadi contoh nyata dedikasi dan kecintaan terhadap warisan budaya. Kisahnya menginspirasi banyak orang, menunjukkan bahwa pelestarian budaya adalah perjalanan berkelanjutan yang memerlukan komitmen, pengetahuan, dan dukungan dari berbagai pihak.**(Markus Makur)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












