Terlebih lagi, para wisatawan terpesona ketika disuguhkan tarian budaya khas kabupaten Malaka seperti Tari Bidu Lalok dan Tari Babado, yang menjadi ciri khas daerah Kabupaten Malaka, dan selalu disajikan untuk para tamu terhormat, memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
Ketua koordinator Timor Island Adventure 2024, Joel Maria Peirera, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda Malaka dan masyarakat setempat, khususnya masyarakat Desa Litamali.
Selain itu, Joel juga menggugah rasa persatuan dengan menyampaikan pesan dari Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Jose Ramos Horta, dan Perdana Menteri Timor Leste, yang menggarisbawahi pentingnya membangun kerja sama meski ada perbedaan politik. “Kita mungkin berbeda negara, namun kita memiliki kesamaan yang esensial yaitu kultur dan warisan yang kita bawa,” jelas Joel dalam sambutannya.
Kunjungan dalam event-event seperti ini lanjut Joel, direncanakan akan terus dilakukan setiap tahun di Indonesia, khususnya di Kabupaten Malaka, sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan.
Pemda Kabupaten Malaka, melalui Asisten II, Agustinus Nahak, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Malaka dalam event bergengsi ini kerana adanya halangan penting. Meskipun begitu, rasa syukur dan penghargaan tetap dilontarkan kepada semua peserta yang telah datang dari Timor Leste, Australia, dan Indonesia, serta kepada pemerintah Timor Leste yang telah menjalin kerja sama dalam berbagai aspek budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












