Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa yang akan datat, sehingga dapat tercipta wartawan-wartawan yang tidak hanya kompeten tapi juga memegang teguh integritas jurnalistik.
Melalui Bimtek dan UKW, para peserta akan mendapatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip jurnalisme, keahlian menulis, serta etika profesi.
Robert Stevens Enok menekankan, kegiatan ini bukan hanya tentang teori tapi juga praktik langsung yang akan memperkaya pengalaman serta profesionalisme wartawan JMSI di Provinsi NTT.
Koordinator UKW Unitomo di Kupang NTT, Syaiful Anam menjelaskan untuk Lembaga Uji Unitomo penyelenggaraan UKW di Kupang saat ini diikuti 24 wartawan atau terdiri 4 kelas wartawan tingkat muda.
Syaiful Anam, salahsatu penguji UKW Unitomo-Dewan Pers yang juga Ketua JMSI Provinsi Jatim ini menyatakan wartawan di NTT memiliki kemampuan jurnalistinya cukup baik, namun kesempatan mengikuti UKW sangat terbatas.
“Berbagai faktor yang jadi penyebab, terutama akses lokasi, keterbatasan anggaran dan minimnya sumberdaya manusia sebagai narasumber Bimtek serta penguji UKW di NTT. Dengan kerjasama Dewan Pers-Unitomo ini diharapkan mengurangi keterbatasan ini,” ujarnya. **
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












