“Sampah di sekitar area ini selalu ada setiap hari, tetapi tidak pernah diangkut. Selain itu, petugas kebersihan juga tidak pernah menyapu pagi hari. Saya juga tidak tahu siapa yang membuang sampah di tempat ini. Ini sangat mengganggu, terutama di tengah Kota Betun,” ujarnya tegas.

Ferdinandus berharap Dinas Kebersihan lebih peduli dan proaktif terhadap kesehatan lingkungan Kota Betun, karena wajah kota ini adalah cerminan masyarakat Malaka.
“Masyarakat juga harus menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Jangan hanya melihat tempat kosong dan langsung membuang sampah di pinggir jalan,” tambahnya.
Fitri, seorang warga yang sedang melintas juga ikut menyoroti masalah sampah di Kota Betun, ia menyatakan bahwa sampah di Kota Betun sudah tidak teratur lagi akibat tindakan manusia yang tidak peduli.
“Sampah berserakan di mana-mana. Terlebih lagi, saat musim hujan seperti ini, berbagai aroma tak sedap menyebar. Kami berharap instansi terkait segera mengatasi masalah ini agar kami terhindar dari virus dan penyakit yang disebabkan oleh sampah ini,” tuturnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












