Laka Lena juga mengatakan salah satu fenomena banyak orang NTT sering meninggal mendadak karena tidak pernah periksa kesehatan. ”Bila sakit apa saja jangan disemhunyikan tetapi harus diperiksa di dokter dan diobati,” ungkapnya
Dikatakannya, setiap tahun DPR RI Ketuk Palu dan anggarkan uang sebanyak Rp 50 Triliun untuk mengurusi kesehatan. ”Negara sudah siapkan uang supaya masyarakat rutin cek kesehatan secara gratis, jangan tunggu sakit baru cek kesehatan. Pengecekan kesehatan secara rutin itu harus dilakukan untuk pencegahan secara dini,” tambahnya.
Laka Lena mengingatkan warga untuk memanfaatkan Kartu BPJS Kesehatan untuk memeriksakan kesehatan dan berobat di rumah sakit secara gratis.
”Salah satu kendala geografis untuk melakukan pelayanan kesehatan di Provinsi NTT paling rumit berada di Pulau Timor khususnya di daerah Amfoang. Disana ada puluhan kali besar tanpa jembatan sehingga sangat menyulitkan pelayanan kesehatan di musim penghujan.Malaka ini kabupaten baru tetapi tidak kalah dengan kabupaten lain di NTT.Kita bersyukur ada RS Pratama di Malaka untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Malaka”, imbuhnya.
Sementara itu sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Fritz Makbalin menjelaskan tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kata Fritz, gerakan itu artinya kerja bersama , gerak bersama untuk hidup sehat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












