Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kades Rabasa Haerain Bongkar Pipa Air Pansimas 2021 Untuk Keperluan Proyek Baru

“Kami staf, terdiri dari tiga orang yang mendampingi mereka, kami mengikuti perintah dari Kepala Desa untuk mendampingi kontraktor dalam menunjukkan lokasi pipa air yang akan dibongkar.” jelas Marselinus Seran, Kaur Pelayanan.

Dalam klarifikasi tersebut, hadir juga utusan dari camat Malaka Barat, yakni Agustinus Nahak. Dalam kesepakatan itu Kepala Desa Patrisius Seran bertanya kepada tokoh masyarakat dan Ketua BPD mengenai status aset tersebut. “Setelah Pansimas ini dibangun, apakah dilimpahkan menjadi aset desa atau tidak?” tanya Kades Patrisius. Dengan keyakinan, Ketua BPD menjawab bahwa aset tersebut pasti dilimpahkan ke aset Desa. Kades melanjutkan, “Ketika barang ini tidak berfungsi lagi, desa berhak untuk mengelolanya,” jelas Kades.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Kepala Desa Patrisius juga menjelaskan bahwa bantuan sumur bor air siap minum dari Kemendes ini, karena terbatasnya anggaran untuk perpipaan dan instalasi, kami memutuskan untuk menggunakan pipa dari aset Desa Pansimas yang tidak terpakai.

Namun, penjelasan Kepala Desa tersebut dibantah oleh Agustinus Nahak, yang hadir sebagai utusan dari Camat Malaka Barat dan juga sebagai warga Desa Rabasa Haerain. Ia menyatakan, “Sebagai perwakilan masyarakat Desa Rabasa Haerain, saya merasa dirugikan. Lokasi sumur dari Kemendes awalnya disurvei di depan kantor desa, tetapi secara mendadak dipindahkan jauh ke belakang. Kenapa titiknya tidak diletakkan di depan kantor desa agar mudah dijangkau oleh masyarakat Berasi A dan B? Apa kepentingannya sehingga air dipindahkan ke lokasi yang lebih jauh?,” tanya Agustinus Nahak.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung