Sementara salah seorang warga Hendro Fraz yang berdiam disekitar ujung jembatan mengakui kesulitan ketika hendak mendrop barang keluar dan atau masuk ke wilayah Koko.
“Saya sudah hampir sepekan ini kesulitan untuk drop barang. Kita mau angkut anakan pisang atau buah pisang kita harus pikul sejauh 150 meter. Jalur ini memang jalur mati, namun jangan sampai manusianya ikut mati hanya karena akses jalan yang putus dan tidak lekas diperbaiki”, ketus warga Fraz. **(Hendriki Meko)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












