Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Hari Tani Nasional, Warga Pocoleok Gelar Aksi Penanaman Pangan Lokal

Tercatat, warga sudah tujuh belas kali melakukan penghadangan terhadap kehadiran pihak tersebut, termasuk penolakan kehadiran bupati Nabit, pada 27 Februari 2023 lalu. Selain itu, warga juga sudah melakukan aksi unjuk rasa di kota Ruteng pada 09 Agustus 2023, dengan tuntutan kunci mencabut SK Bupati tentang penetapan Pocoleok sebagai daerah pengembangan eksploitasi geothermal.

Baca Juga :  Adrianus Bria Seran Pimpin Rapat Pengurus dan Kader Golkar Kabupaten Malaka di Haitimuk

Maka dalam momentum Hari Tani Nasional ini, Aliansi Masyarakat Adat Pocoleok turut merayakannya secara kolektif sebagai kaum tani yang terus terancam kehilangan ruang hidupnya akibat Proyek Strategis Nasional yang hakikatnya adalah program perampasan ruang hidup kaum Tani.

Di lingko Tanggong, lingko Mesir dan lingko Lapang, masyarakat adat Pocoleok lakukan penanaman pangan lokal dalam rangka mendeklarasikan Hari Tani Nasional tahun 2023,

Atas dasar itu, Aliansi Masyarakat Adat Pocoleok menyatakan Sikap Sebagai Berikut:

1. Cabut SK Bupati Manggarai Nomor HK/417/2022 tentang penetapan WKP untuk perluasan PLTP Ulumbu di wilayah Poco Leok yang tidak melibatkan Masyarakat Adat Poco Leok!

2. Hentikan seluruh aktivitas PLN dan Aparat Keamanan yang berkaitan dengan Geothermal di Wilayah Adat Poco Leok!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung