BIDIKNUSATENGGARA.id | Dugaan keterlibatan oknum Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Timor Leste (Satgas Pamtas RI – RDTL) Ailala dalam praktik penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) mencuat setelah sekelompok warga di sekitar Desa Alas Utara, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan keluhan dan kecurigaan mereka kepada media.
Pada Selasa, (24/3/26), informasi yang dihimpun tim media menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan yang melibatkan seorang pengusaha lokal yang secara rutin mengangkut BBM dalam jumlah besar ke kawasan perbatasan.
Warga setempat mencurigai adanya pembiaran atau dukungan dari pihak berwenang di area tersebut, karena setiap kali pengusaha itu melintas ke Timor Leste, ia selalu melewati Pos Jaga Ailala tanpa hambatan.
Salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan mengatakan, “Kegiatan ini sudah seperti kebiasaan. Banyak motor keluar masuk mengangkut BBM dalam jumlah besar, tapi tak pernah ada tindakan tegas. Kami curiga ada yang membiarkan atau terlibat,” ungkapnya.
Menurut beberapa warga lain, praktik ini tidak hanya merugikan negara melalui hilangnya pendapatan pajak BBM, tetapi juga dapat mengakibatkan kelangkaan pasokan di wilayah perbatasan Indonesia, yang bergantung pada distribusi BBM nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












