Sementara untuk layanan oftalmologi atau kesehatan mata, tersedia tiga perangkat canggih sekaligus:
1. Biometrik Mata: Mengukur dimensi bola mata secara presisi sebagai dasar perhitungan ukuran lensa tanam saat operasi katarak, sehingga hasil penanganan menjadi lebih akurat dan optimal;
2. Slit Lamp: Alat pemeriksaan dengan perbesaran tinggi untuk mengevaluasi kondisi kornea, lensa mata, iris, selaput lendir mata, dan seluruh bagian depan mata secara mendetail;
3. Autorefractor: Mengukur kelainan refraksi seperti rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme secara cepat serta tepat, menjadi acuan utama dalam penentuan resep kacamata.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, menegaskan bahwa penambahan peralatan canggih ini tidak berdiri sendiri, melainkan akan diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan.
“Pengembangan fasilitas fisik ini akan kami selaraskan sepenuhnya dengan pelatihan berjenjang dan pendampingan berkelanjutan bagi seluruh tenaga medis dan paramedis. Tujuannya satusatu; supaya warga Kabupaten Malaka dan daerah sekitarnya tidak perlu lagi berpisah dari keluarga, menempuh perjalanan berjam-jam, serta mengeluarkan biaya besar ke luar daerah hanya demi mendapatkan penanganan kesehatan yang layak dan berkualitas,” jelas dr. Oktelin.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












