“Generasi sekarang wajib menghormati jasa para pahlawan, salah satunya dengan menghormati bendera merah putih, yang merupakan lambang negara kita. Apa salahnya jika kita berkorban sedikit rupiah untuk membeli bendera itu, apalagi itu dikibarkan di kantor desa yang merupakan fasilitas umum untuk pelayanan masyarakat Manumutin Silole,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Koka A, Yonatas Nahak, saat dihubungi oleh awak media, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi bendera merah putih yang dikibarkan di halaman kantor Desa Manumutin Silole.
Ia mengakui bahwa bendera yang terpasang di kantor desa benar-benar sudah usang dan sobek. Kepala Dusun Koka A berjanji akan menyampaikan kepada Ibu Desa agar segera mengganti bendera tersebut.
“Benar, bendera itu sudah sobek dan belum diganti. Nanti saya akan memberitahukan kepada Ibu Desa untuk membeli bendera baru,” ungkapnya.
Menurut informasi dari warga setempat, Ibu Desa Maria Antoneta Gudafila Soi Nahak jarang hadir di kantor, kecuali saat ada rapat penting. Hingga berita ini diturunkan, Ibu Kades Manumutin Silole belum berhasil dikonfirmasi.**(Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












