Bupati Simon menyampaikan permohonan maaf kepada bapak ibu tamu undangan termasuk tim media bila di telepon dan digoda untuk memberikan pernyataan namun tidak sembarang untuk mengeluarkan stament.
“Mohon maaf kepada bapak/ibu sekalian termasuk tim media, kenapa Bupati Malaka ditelpon dan digoda untuk buat pernyataan namun tidak sembarang mengeluarkan statemen. Saya didik untuk membuat pernyataan yang terukur. Kami orang hukum tidak bisa memberikan statment ketika suatu kasus sedang terjadi kecuali putusan yang sudah berkekuatan hukum baru berani memberikan komentar. Tapi selama itu masih proses, ‘no coment’ kami tidak sembarang membuat pernyataan dan harus membuat sesuatu yamg terukur, harus bicara yang terukur”. Pungkas Bupati Malaka.
Lanjut Bupati Simon, “Mohon maaf bapa ibu sekalian termasuk tim media sekalipun saya tidak akan sembarang untuk memberikan respon karena saya tau apa yang saya katakan tentu akan membawa dampak yang besar untuk masyarakat dan saya tidak suka itu. Lebih baik kita kerja dan lebih baik kita berdamai sesama daripada kita menciptakan konflik dan permusuhan kemudian orang juga mencari cari kelemahan kita, saya tidak suka seperti itu”. Katanya
Diakhir sambutan, Bupati Simon menekankan kepada orang-orang yang diberikan kepercayaan untuk selalu menjaga kejujuran dalam menjalankan tugas dan kewajiban.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












