Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Miris! Proyek Septic Tank di Wewiku Terbengkalai, Anggaran DAK 2023 Dipertanyakan

Reporter : Yan KlauEditor: Redaksi
Miris! Proyek Septic Tank di Wewiku Terbengkalai, Anggaran DAK 2023 Dipertanyakan/ dok istimewah

TimorMedia.Com – Proyek pembangunan septic tank skala individual perkotaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2023 di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga kini masih terbengkalai.

Proyek yang diketahui dikerjakan oleh CV milik Fernandes Loe ini belum juga rampung meskipun anggaran telah dicairkan 100 persen.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Penelusuran tim wartawan pada Jumat, 4 April 2025, di Desa Biris, Kecamatan Wewiku, menemukan beberapa bangunan septic tank dibiarkan terbengkalai.

Baca Juga :  SLB Negeri Loofoun Bone Tampil Perdana di HUT ke-81 RI Tingkat Kecamatan Weliman

Dari total 80 unit yang direncanakan, banyak yang belum selesai, meninggalkan warga dalam ketidakpastian.

Salah satu penerima bantuan, Agustinus Seran dari Dusun Fohohun, mengungkapkan rasa kecewanya atas keterlambatan proyek tersebut.

“Kendalanya apa? Proyek ini sudah hampir dua tahun tapi belum selesai. WC ini sudah lebih dari satu tahun tak kunjung rampung,” keluh Agus Seran.

Hal Senada dengan Agus, Nikolas Manao, Elisabet, Pilipus dan Jitro Manao juga mengaku sangat kecewa dengan bangunan tersebut.

Baca Juga :  Hadiri Pameran Pembangunan HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Malaka Cek Kesehatan, Tinjau Stand, dan Sapa Warga

“Bangunannya hanya ada tembok, tidak ada atap, septic juga belum dipasang. Kami tidak bisa menggunakannya karena tukang dan bahan juga tidak tersedia,” ujar penerima itu.

Terkait itu, Anastasia Seuk, Bendahara Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Makmur Jaya, mengakui adanya kekurangan dan keterlambatan dalam proyek ini. Ia menyebut salah satu kendala utama adalah kurangnya tenaga kerja.

“Tukang yang sebelumnya sudah saya bayar lunas, tetapi mereka tidak bekerja. Kendalanya hanya di bahan saja,” jelas Anastasia.

Meski dana proyek telah dicairkan sepenuhnya, hingga kini belum ada kepastian kapan proyek ini akan selesai.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Pemkab Malaka dan Kejari Belu Perbarui Kerja Sama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Sementara itu, Fernandes Loe, pemilik CV yang bertanggung jawab atas proyek ini, belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.

Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Pasalnya, proyek yang seharusnya meningkatkan sanitasi masyarakat justru menjadi beban akibat pengerjaan yang tidak kunjung rampung.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan nyata dari dinas terkait untuk menyelesaikan proyek septic tank yang terbengkalai di Kecamatan Wewiku ini.*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung