Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Hampir 3 Minggu, Polisi Diduga Belum Respon Permintaan Keluarga Uma Lanain Weoe

Reporter : Yan KlauEditor: Redaksi
Keluarga Uma Lanain Datangi APH Terkait Isu Miring Hubungan VLN Dan YGS, Ini Tujuannya!/ dok istimewah

TimorMedia.Com – Aparat Kepolisian Sektor Wewiku, Polres Malaka, Polda Nusa Tenggara Timur diduga belum merespon permintaan Keluarga Uma Lanain Weoe, yang sudah disampaikan pada hari Jumat 14 Maret 2025 silam

Permintaan dimaksud adalah agar polisi memfasilitasi dan memediasi pertemuan antara VLN dan keluarga besar Uma Lanain dengan wartawan yang menulis berita dan narasumbernya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Pertemuan dimaksud adalah untuk mengklarifikasi pemberitaan beberapa media online yang diduga bermuatan isu miring yang merugikan VLN dan keluarga besar Uma Lanain di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku.

Dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Rabu (2/4/2025), VLN mengaku, hingga saat ini polisi belum memenuhi permintaan keluarga. Padahal, melalui Kanit Res Polsek Wewiku, polisi sudah mengiyakan untuk memfasilitasi pertemuan tersebut.

VLN juga mengaku, beberapa hari lalu dirinya telah menghubungi Kanit Res Polsek Wewiku untuk menanyakan hal ini. Saat itu Kanit Res berjanji untuk menghubungi pihak-pihak terkait untuk dipertemukan. Namun demikian, hingga saat ini VLN mengaku belum mendapat info lanjutan dari polisi.

Baca Juga :  Di Tengah Peringatan HUT ke-81 RI, Stand Disperindagkop Malaka Sediakan Minyak Tanah Murah Jawab Keluhan Warga

Kanit Res Polsek Wewiku yang dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Kamis (3/4/2025) membenarkan adanya permintaan dari VLN dan keluarga besar Uma Lanain tersebut.

Terkait permintaan tersebut, kata Kanit Res, pihaknya telah merespon dengan menghubungi pihak-pihak yang disebutkan, namun belum berhasil dihubungi.

“Sy sdh kntak wartawan penulis tp tdk masuk, shingga sy masig usahakan tuk kntak lagi (Saya sudah kontak wartawan penulis tetapi tidak masuk, sehingga saya masih usahakan untuk kontak lagi, red),” jawab Kanit Res melalui pesan Whatsapp kepada media ini. Kamis, 3/4/25

Diberitakan, Keluarga Besar Uma Lanain di Desa Weoe meminta polisi untuk memfasilitasi dan memediasi pertemuan antara VLN dan keluarga besar Uma Lanain dengan wartawan yang menulis berita dan narasumbernya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Pemkab Malaka dan Kejari Belu Perbarui Kerja Sama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Pertemuan tersebut untuk mengklarifikasi pemberitaan yang diduga berisi isu miring soal hubungan VLN dan YGS. Keluarga besar VLN tersebut mengaku tidak terima dengan adanya isu yang sengaja disebarkan oleh pihak tertentu, yang menjadi nara sumber bagi pemberitaan beberapa media online beberapa waktu lalu.

Keluarga Uma Lanain menilai, pihak yang menjadi narasumber dalam pemberitaan tersebut telah menyebarkan informasi tidak benar. Padahal, pihak yang menjadi narasumber bagi pemberitaan tersebut tidak punya hak atau sangkut paut sedikit pun dengan kehidupan VLN. Karena itu pihak tersebut harus mempertanggung jawabkan pernyataan tersebut.

Demikian dikatakan keluarga Uma Lanain dalam pertemuan keluarga di Weoe, Jumat (14/3/2025). Perwakilan Keluarga Uma Lanain yang hadir antara lain, Agustinus Seran (Fukun Lanain), Antonius Klau Bou dan Herman Klau Kauk. Hadir pula Andreas Nahak (ayah kandung VLN) dan kerabat lain.

Baca Juga :  SLB Negeri Loofoun Bone Tampil Perdana di HUT ke-81 RI Tingkat Kecamatan Weliman

Keluarga Uma Lanain membantah beberapa isu miring yang disampaikan dalam pemberitaan, diantaranya isu yang menyebutkan bahwa YGS menjadi penyebab bagi perpisahan antara VLN dan suaminya. Dijelaskan, Martinus Seran Klau alias Nai Lala telah meninggalkan VLN sejak 1 Mei 2016. Hal ini terjadi lebih dari satu tahun sebelum YGS berkenalan dengan VLN.

“Perlu diluruskan bahwa Martinus Seran Klau alias Nai Lala sudah meninggalkan rumah sebelum YGS tinggal bersama VLN. Jadi, informasi yang menyebut mereka kedapatan berduaan dalam rumah dan meninggalkan rumah itu sama sekali tidak benar,” tegas Antonius Klau Bou, mewakili keluarga.

Keluarga Uma Lanain juga menekankan bahwa hubungan YGS dan VLN telah dikukuhkan secara adat, sesuai tradisi orang Malaka, dimana kedua rumpun keluarga telah duduk bersama dan mengukuhkan hubungan keduanya.*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung