BIDIKNUSATENGGARA.id | Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, menggelar pelatihan Service Excellent guna mengasah kompetensi seluruh tenaga medis dan non‑medis. Kegiatan berlangsung 7–10 Juni 2026, bekerja sama dengan Ataya Production, dan melibatkan 300 dari total sekitar 600 tenaga kerja di rumah sakit ini. Tahap kedua direncanakan digelar pada triwulan ketiga mendatang untuk kelompok sisanya.
Di sela penutupan kegiatan, pemateri budaya pelayanan prima Septian Hidayat, A.Md., SE., M.M., Cp.EMS menyampaikan bahwa sasaran utama pelatihan bukan hanya penguasaan materi, melainkan perubahan sikap mendasar. “Pelayanan prima baru berjalan jika tenaga kesehatan sudah berdamai dengan dirinya sendiri. Jangan sampai ada yang bekerja karena terpaksa atau terbebani, karena itu akan terasa dalam pelayanan,” ujarnya.
Selain etika dan cara melayani, peserta juga dibekali kemampuan berbicara di depan umum, penanganan keluhan, serta sesi praktik dan simulasi agar mudah diterapkan di lapangan. Septian berharap ilmu yang diserap tidak berhenti saat pelatihan selesai.
“Keberhasilan diukur dari penerapannya nanti. Kami berdoa agar RSUPP Betun bisa menjadi rumah sakit dengan layanan terbaik di Nusa Tenggara Timur,” tambahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












