“Untuk semua masyarakat Malaka saya gratiskan pengobatan, ditingkat puskesmas hingga rumah sakit, yang penting ber-KTP Malaka. Bahkan bisa berobat di Atambua, Kefa dan Kupang dengan membawa KTP. Anak di bawah umur 17 Tahun saya gratiskan yang penting ber-KK Malaka”, ungkap SBS pada masa kepemimpinan waktu itu.
Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Malaka berfungsi sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Berdasarkan data yang didapat, pelayanan yang diberikan sangat memuaskan. Dengan adanya pengobatan gratis, masyarakat tidak lagi merasa tertekan ketika harus berobat. Mereka hanya perlu melampirkan E-KTP dan mereka akan dilayani dengan baik oleh petugas kesehatan.
Banyak masyarakat yang merasakan langsung manfaat dari program kesehatan gratis ini. Yosefina Luruk Bria, salah satu warga Desa Webriamata, mengungkapkan betapa pentingnya program ini untuk rakyat kecil. Dia berharap SBS dapat kembali melanjutkan program tersebut untuk kesejahteraan masyarakat Malaka.
“Menurut saya, program ini adalah yang terbaik karena dapat melayani seluruh masyarakat Kabupaten Malaka,” ungkap Yosefina usai Deklarasi Pasangan Calon SBS-HMS di Komu-Taberek, Minggu, (11/8/2024)
“Menurut saya, bapa SBS harus kembali untuk melanjutkan program yang sangat baik ini karena untuk rakyat kecil seperti kami butuh sekali berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP,” tambahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












