Namun di balik pesan budaya itu, tersirat harapan besar kepada Partai Golkar agar lebih memperhatikan kawasan perbatasan yang selama ini menjadi garda terdepan kedaulatan negara.
SBS menegaskan, wilayah perbatasan tidak boleh dipandang sebagai halaman belakang Indonesia, melainkan etalase utama yang memperlihatkan wajah bangsa kepada dunia internasional.
“Perbatasan adalah show window Indonesia. Apa yang dilihat masyarakat negara tetangga tentang Indonesia, salah satunya terlihat dari kondisi daerah perbatasan. Karena itu kami berharap kader-kader Partai Golkar di tingkat provinsi maupun pusat dapat memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat perbatasan,” tegasnya.
Ia meminta Ketua DPD I Partai Golkar NTT menyampaikan aspirasi ini kepada wakil rakyat Golkar di tingkat provinsi dan pusat, agar pembangunan infrastruktur perbatasan menjadi agenda prioritas.
Bagi Malaka, pembangunan jalan, jembatan, irigasi, sarana pertanian, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta konektivitas ekonomi bukan sekadar pembangunan fisik. Infrastruktur adalah kunci peningkatan kesejahteraan sekaligus penguatan kedaulatan negara di perbatasan.
SBS juga memuji iklim politik yang harmonis di Malaka. Kehadiran pimpinan partai politik lain dalam Musda Golkar, kata dia, adalah bukti demokrasi yang sehat dan dewasa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












