“Sebab dalam pembangunan jalan rabat beton yang panjangnya 300 meter dan lebarnya 4 Meter, serta ketebalan 15 Cm tersebut menelan dana hingga ratusan juta rupah, sementara hasilnya kurang memuaskan,” tambah tokoh masyarakat Inisial A yang tidak ingin di sebutkan namanya.
Hal senada juga di sampaikan oleh salah satu pemuda berinisial E Bahwa, harusnya program prioritas yang berasal dari desa dengan pendanan dari Dana Desa (DD) tersebut harus betul-betul mendapatkan hasil yang bagus agar masyarakat Desa Tesa pada umunya bisa menikmati.
“Kami dari tokoh pemuda dan masyarakat pada umumnya memohon dengan sangat kepada pihak APH dan istansi terkait agar segera turun ke lapangan dan mengusut tuntas permasalahan ini,” pungkasnya.
Sementara Kepala Desa Tesa dan pihak TPK saat dikonfirmasi via salah satu nomor WA yang ada pada media ini, belum respon balik hingga berita ini diturunkan. **(AK)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












