“Capaian anak-anak Malaka yang mampu bersaing di Surabaya dan Yogyakarta membuktikan bahwa arah kebijakan pembinaan yang kita jalankan sudah tepat. Kita memiliki modal kuat, yaitu sembilan SSB yang aktif, pelatih-pelatih bersertifikat dari Akademi Persija, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah. Oleh karena itu, yang perlu kita perkuat adalah konsistensi latihan dan disiplin dalam setiap proses pembinaan,” tambahnya.
Lambertus Bria juga menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Malaka sebagai mitra strategis pemerintah daerah. DPRD, katanya, akan terus mendorong alokasi anggaran yang memadai serta melakukan pengawasan ketat agar program olahraga prestasi dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan hasil yang maksimal.
“Kami ingin memastikan bahwa pembinaan sepak bola di Malaka ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Mimpi besar kita adalah menjadikan Malaka sebagai kawah candradimuka sepak bola di NTT, bahkan di tingkat nasional. Semua ini akan terwujud melalui kerja serius, latihan teratur, dan komitmen kuat yang dimulai dari sembilan SSB kita,” pungkasnya.
Dengan fondasi pembinaan yang semakin matang dan dukungan lintas sektor, Kabupaten Malaka kini menatap masa depan sepak bola usia dini dengan optimisme tinggi. Prestasi yang diraih tidak lagi dianggap sebagai kebetulan, melainkan hasil dari sistem yang terencana, terarah, dan berkesinambungan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












