Pekerja yang dinilai bermasalah berikutnya, terkait Pekerjaan Bangunan Baru Gedung Sekolah dan Rehabilitasi Ruang Kelas. Henri Simu menilai banyak pekerjaan yang belum rampung sedangkan ada pemberian tambahan waktu.
“Dinas Pendidikan banyak pekerjaan pekerjaan yang tidak selesai. Pemberian tambahan waktu sudah tapi belum selesai juga. Ada dugaan kami, ada proses yang tidak betul khususnya di unit pelelangan” katanya.
Kemudian pekerjaan yang dinilai bermasalah berikutnya terkait Pekerjaan Bangunan Kapela di Trans Kapitan Meo. Pekerja tersebut senasib dengan Pembangunan Septictank. Dimana pekerjaan belum selesai tapi Dinas terkait sudah PHO.
“Kemudian pekerjaan di tniumanu, daerah trans itu, pekerjaan bangunan gereja belum selesai tapi sudah di PHO. Kemudian untuk dinas PU, terkait jalan numponi sampai dengan sekarang juga belum selesai” ungkapnya.
“Jadi kita berharap untuk dari polres segera turun untuk tangani masalah ini” harapnya.
Untuk diketahui anggaran yang digunakan untuk proyek Septic Tank senilai Rp. 4.256.000.000,
Untuk bantuan Rumah Seroja sebesar Rp. 57.525.000.000,
Untuk pekerjaan Rumah Sakit Pratama Wewiku sebesar Rp. 45.000.000.000,
Untuk pekerjaan Bangunan Kapela di Trans Kapitan Meo senilai Rp. 708.000.000,
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












