Pelebaran ini diharapkan akan meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama bagi warga di wilayah pegunungan. Dengan lebar jalan yang lebih memadai, akses transportasi akan lebih aman, cepat, dan efisien, yang pada gilirannya akan memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi warga Kabupaten Malaka.
Hendrikus Mauk juga mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan proyek ini. Sebagian ruas jalan Balibo-Umasukaer melintasi kawasan kehutanan, yang menyebabkan beberapa pohon tumbuh dan berada di badan jalan. Penebangan pohon-pohon ini memerlukan izin resmi dari pihak kehutanan, yang saat ini masih dalam proses.
Meskipun demikian, Hendrikus Mauk menyatakan optimisme tinggi bahwa pekerjaan ini akan selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan, yaitu 31 Desember 2025.
Keberhasilan proyek ini tak lepas dari sinergi erat antara Pemerintah Kabupaten Malaka dan Provinsi NTT. Di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), jalan yang lama menjadi keluhan warga akhirnya terealisasi. Sebelumnya, ruas ini sering diabaikan selama bertahun-tahun, menyulitkan akses sehari-hari. Koordinasi apik SBS telah membuka pintu bagi alokasi anggaran provinsi, membawa harapan baru bagi warga pegunungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












