Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pembangunan jembatan dalam pidato resminya, “Jembatan gantung yang mungkin hanya melintasi beberapa belas atau beberapa puluh meter adalah hal yang tidak strategis. Beberapa pihak lebih memilih membangun monumen besar atau gedung mewah, tetapi pemerintah yang saya pimpin fokus pada menjawab kesulitan rakyat yang paling kecil,” pungkasnya dilansir dari halaman resmi Seputar Prabowo.
Beliau bahkan menyatakan, “Sekarang tidur saya lebih nyenyak karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dalam keadaan berbahaya,” pungkasnya.
Visi ini selaras dengan upaya Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakili Bupati Henri Melki Simu (SBS-HMS), yang melihat pembangunan sebagai jejak sejarah bagi pemimpin yang dipercayakan oleh rakyat.
“Saya senang sekali, dan inilah akan menjadi jejak langkah saya dan pak HMS, bahwa seorang pemimpin adalah orang yang mujur dan beruntung, diberikan kepercayaan oleh rakyat untuk membuat sejarah,” tuturnya.
Program ini tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat dengan memberikan akses jalan yang lebih baik. Dengan biaya yang relatif rendah dibandingkan infrastruktur besar lainnya, jembatan gantung seperti ini menjadi model yang efektif untuk daerah pedesaan di Indonesia timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












