Lebih lanjut, Kim Taolin menjelaskan, kebijakan tersebut untuk tidak memberikan harapan kepada Bacaleg kemudian tidak diakomodir.
“Kenapa begitu? Karena PKB tidak mau PHP (Pemberian Harapan Palsu) orang. Kita tidak mau PHP ini orang”, tutup Kim Taolin yang juga Wakil Bupati Malaka. (Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












