Bupati Stefanus menegaskan bahwa para pejabat, mulai dari tingkat kabupaten, camat, kepala desa, kepala sekolah, pimpinan puskesmas hingga lembaga BUMN yang beroperasi di Malaka, harus menjadi teladan dalam menjaga kebersihan. Gerakan tersebut, kata dia, harus dimulai dari lingkungan kerja dan rumah masing-masing.
Ia bahkan mengingatkan bahwa perilaku membuang sampah sembarangan merupakan cerminan rendahnya kesadaran peradaban. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif demi menciptakan Kabupaten Malaka yang bersih, sehat, dan bermartabat.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, komitmen terhadap kebersihan lingkungan telah ditegaskan Bupati Stefanus Bria Seran usai mengikuti pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025 lalu. Sejak saat itu, isu penanganan sampah terutama sampah plastik menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Malaka kini mendorong gerakan kebersihan terintegrasi melalui kerja bakti rutin, Jumat Bersih, edukasi lingkungan di sekolah, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang disiplin dan bertanggung jawab terhadap ruang hidupnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












