“Tanggul ini dibangun dengan biaya yang tidak sedikit. Karena itu harus dijaga bersama agar bisa bertahan lama dan melindungi masyarakat,” tambahnya.
Bupati Stefanus Bria Seran juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melanjutkan pembangunan tanggul di sejumlah titik rawan banjir secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Ia menyebutkan, pada tahun 2026 pemerintah daerah memprioritaskan kelanjutan pembangunan tanggul di Desa Oekmurak yang mengalami longsor dan mengancam permukiman warga.
Sementara itu, Kepala Desa Oanmane, Nor Nahak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malaka, khususnya kepada Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu, atas perhatian terhadap keselamatan masyarakat di wilayahnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah membangun tanggul ini untuk melindungi masyarakat dari banjir bandang Sungai Benenai,” ujar Nor Nahak.
Ia mengungkapkan, pada musim hujan tahun ini banjir bandang Sungai Benenai sudah terjadi sekali. Namun, berkat keberadaan tanggul yang telah dibangun pemerintah, kebun dan permukiman masyarakat tetap aman.
“Tahun ini banjir sudah turun satu kali, tetapi berkat tanggul yang dibangun pemerintah, kebun dan rumah warga dapat diselamatkan dari banjir. Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












