Dalam hal ini, mundus mungkin perlu berjuang lebih keras untuk memahami anggaran agar tidak terjebak dalam “nai kekes” saat berbicara di depan publik.
Dampak dari pernyataan “nai kekes” ini pun cukup mengkhawatirkan. Publik menjadi semakin bingung tentang kebenaran informasi yang disampaikan oleh seorang mantan anggota DPRD. Hal ini dapat menciptakan mistrust atau kecurigaan terhadap para calon lainnya. Jika Mundus tidak terbukti serius dan konsisten dalam menyampaikan fakta, maka kepercayaan masyarakat akan terus berkurang. Masyarakat butuh kejujuran, bukan hanya sekadar omong kosong!
Untuk mulanya, mungkin Mundus perlu memperbanyak minum air putih agar tetap sehat. Selain itu, penting untuk terus belajar agar bisa memahami APBD secara lebih mendalam. Dalam dunia politik, keakuratan informasi sangatlah penting. Jadi, jangan sampai kampanye selanjutnya justru membuat dia semakin “nai kekes”. Yuk, kita sama-sama berupaya agar politik kita jadi lebih mencerdaskan dan mengedukasi! **(Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












