Paulus Jobul menjelaskan bahwa SBS (mantan pemimpin) meninggalkan dana BTT sebesar Rp 36,7 Miliar yang seharusnya digunakan untuk bencana. Ironisnya, dana tersebut tidak digunakan sesuai peruntukan dan malah dipakai untuk urusan yang tidak mendesak.
“Untuk penanganan bencana Alam dan non Alam (covid) pada tahun 2021 SBS sudah tinggalkan Dana BTT sebesar Rp 36,7 Miliar sehingga pemerintah SN-KT tinggal pake saja dan tidak perlu revocusing dari mata anggaran program lain,” jelas Jobul.
Dengan pernyataan yang kontroversial ini, banyak yang bertanya apakah Mundus benar-benar memahami isi APBD. Apin Jobul meminta agar dia melihat kembali dokumen-dokumen yang relevan agar tidak menyebarkan informasi yang salah.
“Coba Mundus itu buka dokumen APBD Murni 2021 dan APBD Perubahan 2021. Anggaran BTT banyak dialihkan untuk urusan lain diluar penanganan covid dan bencana alam,” kata Jobul.
“Tahun 2021 itu bencana seroja yang merusak rumah warga, sawah, tanggul sehingga menyusahkan rakyat, kenapa dana-dana itu tidak digunakan untuk bantu rakyat sesuai nomen klatur anggaran dana BTT untuk bantu bencana alam dan bencana non alam? Kenapa harus dialihkan utk urusan lain yang sifatnya belum mendesak?” tambah Jobul.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












