Menutup homili dengan nada yang membangkitkan semangat, ia mengajak semua untuk meneladani Lazarus yang rendah hati, bukan orang kaya yang egois. “Jangan sampai kita buta terhadap kebutuhan sesama. Di situlah, kita justru menemukan Kristus yang hadir dalam hidup kita,” ujar RD. Yustus dengan tegas.
Momen ini menjadi pengingat bahwa di balik semangat kompetisi PS Malaka U-15, ada doa dan nilai-nilai luhur yang akan membawa mereka bukan hanya ke puncak prestasi, tapi juga ke kedalaman kasih.
Tim asal Malaka, di bawah bimbingan pelatih Dionisius Christian Bria Seran (Dokter Dion), siap menorehkan sejarah baru di Surabaya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












