Mereka menyanyikan dengan penuh semangat, apalagi mereka memakai kain selendang dan ikat bendera merah putih dibagian kepala. Suara alami tanpa alat bantu musik serta pengeras suara mix membahana di seputaran halaman sekolah tersebut.
Suara sangat merdu dipadukan dengan gerakkan kaki ke kiri dan ke kanan. Ke arah barat dan timur di bumi Flores,NTT, Indonesia. Mereka benar-benar meresapi lagu itu untuk menghibur guru dan murid lainnya. Dan sekaligus merayakan para pahlawan pendidikan Indonesia.
Lentingan suara mereka sangat tinggi ketika mereka menyebut, hak-hak asasi manusia, budaya, lingkungan, Garuda Pancasila dan Merah Putih.
Semua penonton yang mendengarkan syair lagu yang dinyanyikan berdiam diri sambil merenungkan syair tersebut. Di syair lagu disebutkan menghormati dan menghargai hak-hak asasi manusia, budaya, lingkungan, Garuda Pancasila dan Bendera Merah Putih.
Bahkan sebagian orang tua yang menghadiri pementasan Hardiknas ini terus memandang dan melihat, serta sesekali ikut menyanyi dengan suara pelan. Bahkan mengabadikan lagu mereka dengan mengambil video di handphone.
Ke sembilan penari itu sangat konsentrasi saat membawakan lagu tersebut demi menghibur murid lain, guru, dan orang tua murid. Suasana hening sepanjang mereka menyanyikan lagu tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












