TIMORMEDIA.COM – Gereja Katolik Roma kini memiliki pemimpin baru. Kardinal Robert Francis Prevost asal Amerika Serikat resmi terpilih sebagai Paus ke-267, menggantikan mendiang Paus Fransiskus.
Dalam konklaf yang berlangsung di Kapel Sistina, Vatikan, Prevost memilih nama Paus Leo XIV, menjadikannya Paus pertama dari Amerika Serikat dan Paus kedua dari Benua Amerika setelah Paus Fransiskus.
Asap Putih di Kapel Sistina Tandai Terpilihnya Paus Baru
Terpilihnya Paus Leo XIV diumumkan secara resmi oleh Kardinal Protodiakon Dominique Mamberti dari balkon Kapel Sistina pada Kamis malam waktu setempat.
Pengumuman tersebut disambut meriah ribuan umat Katolik yang memadati Lapangan Santo Petrus, setelah asap putih mengepul dari cerobong sebagai tanda telah terpilihnya Paus baru.
Konklaf yang dimulai pada Selasa, 7 Mei 2025, diikuti oleh 133 kardinal dari seluruh dunia, termasuk Kardinal Ignatius Suharyo dari Indonesia.
Setelah dua kali munculnya asap hitam yang menandakan belum ada hasil, akhirnya pada hari kedua, asap putih keluar, menandai konsensus para kardinal atas nama Robert Francis Prevost.
Profil Paus Leo XIV: Pemimpin Gereja Katolik Baru dari Chicago
Robert Francis Prevost, kini Paus Leo XIV, lahir di Chicago, Illinois, pada 14 September 1955. Ia berasal dari keluarga multikultural: ayahnya Louis Marius Prevost merupakan keturunan Prancis-Italia, dan ibunya Mildred Martínez berdarah Spanyol. Prevost memiliki dua saudara laki-laki, Louis Martín dan John Joseph.
Perjalanan rohani Paus Leo XIV dimulai di Seminari Menengah Para Bapa Augustinian, dilanjutkan ke Universitas Villanova di Pennsylvania, tempat ia meraih gelar di bidang Matematika dan Filsafat. Ia kemudian menjalani formasi sebagai anggota Ordo Santo Agustinus (OSA), mengucapkan kaul pertama pada 1978 dan kaul kekal pada 1981.
Ia ditahbiskan sebagai imam pada 19 Juni 1982 di Roma dan melanjutkan studi Hukum Kanon di Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas, juga dikenal sebagai Angelicum.
Misi Global dan Peran Strategis di Vatikan
Sebelum menjadi Paus, Prevost dikenal luas karena dedikasinya sebagai misionaris di Amerika Latin, terutama di Peru, tempat ia juga menjabat sebagai uskup. Ia terakhir menjabat sebagai kepala kantor Vatikan yang berwenang dalam pengangkatan para uskup, sebuah posisi yang sangat berpengaruh dalam struktur hierarki Gereja Katolik.
Keterpilihannya sebagai Paus Leo XIV membawa harapan besar akan kelanjutan reformasi Gereja Katolik yang telah dimulai oleh Paus Fransiskus, yang wafat pada 21 April 2025.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












