Masyarakat yang hadir dapat menyaksikan secara langsung proses penghitungan suara, di mana petugas menghitung setiap surat suara secara transparan di depan saksi dan masyarakat. Proses ini dirancang untuk memberikan keyakinan kepada publik bahwa sistem ini dapat diandalkan dan setiap suara dihitung dengan seadil-adilnya. Yuventus menekankan, “Transparansi dalam penghitungan suara sangat krusial. Publik harus dapat melihat dan memahami bagaimana suara mereka diolah,” tandasnya.

Selain itu, Ketua KPU Malaka menyoroti pentingnya simulasi sebagai persiapan teknis untuk mengantisipasi tantangan yang mungkin wajar, termasuk kendala teknis dan logistik. “Simulasi ini melibatkan semua pemangku kepentingan, mulai dari KPU, PPS, sampai masyarakat yang berperan sebagai pemilih. Kami berharap, melalui kegiatan ini, semua pihak akan lebih memahami alur serta prosedur pemungutan dan penghitungan suara,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu. KPU Malaka berkomitmen untuk meminimalisir kendala yang mungkin muncul pada hari pemungutan suara dengan melakukan persiapan logistik dan teknis yang matang. Melalui usaha ini, mereka ingin menegaskan kepada masyarakat bahwa setiap suara mereka adalah penting, dan akan dihitung dengan akurasi dan keadilan yang tertinggi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












