Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

KPU Malaka Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara, Desa Taaba Dipilih Sebagai Lokasi Simulasi

Dia juga menjelaskan, pemilihan Desa Taaba sebagai lokasi pelaksanaan simulasi tidaklah sembarangan. Desa ini dipilih karena memiliki rekam jejak partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dalam setiap pilkada sebelumnya, menjadikannya contoh yang ideal untuk simulasi ini. “Partisipasi yang tinggi akan berdampak positif dalam mendorong masyarakat lain untuk juga menggunakan hak pilih mereka. Hari ini, kami mencatat hanya ada sembilan orang pemilih non e-KTP, yang menunjukkan kesadaran warga yang baik tentang kepemiluan,” papar Yuventus.

Ketua KPU Bersama Sekda Malaka di Lokasi Simulasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024

Dengan simulasi ini, tujuan utama KPU adalah untuk memastikan semua prosedur dilaksanakan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, sehingga pada hari H, segala sesuatunya berjalan dengan lancar. Pemilih diberikan surat suara dan diarahkan ke bilik suara untuk memberikan suara secara rahasia, yang merupakan salah satu prinsip dasar pemilu yang demokratis. Selanjutnya, setelah memasukkan surat suara ke dalam kotak yang telah disediakan, proses pemungutan suara akan dilanjutkan dengan tahapan penghitungan suara.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung