Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Kisah Mama Tiri Rawat ODGJ Dipasung Dipondok Reyot di Manggarai Timur, NTT

Photo: Wartawan di Manggarai Timur, Markus Makur menggunting kuku tangan pasien penyandang disabilitas psikososial yang dipasung di Kampung Rate Rae, Dusun Paundoa, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kab. Manggarai Timur, NTT, .Kamis, (16/11/2023). (DOK/KKI PEDULI SEHAT JIWA MANGGARAI TIMUR/MARKUS MAKUR)

Mama Theodora mengisahkan HD sudah 1 tahun dipasung. Selama dipasung, ia tidak pernah mendapatkan pelayanan pengobatan dari petugas medis.

Ia berharap HD mendapatkan pelayanan pengobatan dari para medis agar ia pulih dari derita gangguan jiwa.

Mama Theodora mengisahkan ayahnya sering memandikan anaknya dan juga memangkas rambutnya. Dibujuk dengan memberikan minuman kopi dan rokok.

“Kalau dibujuk dengan minuman kopi dan rokok, ia tidak mengamuk. HD hanya mengenyam pendidikan sekolah dasar kelas 1 Sekolah Dasar. Kalau lapar HD minta makan. Setiap pagi, siang, malam saya membawa makanan,” jelasnya.

Baca Juga :  Alfidus Bria Seran dan Kolonel Armed Asyik Pimpin Survei Lokasi Sepak Bola PON 2028 di Malaka

Mama Theodora menjelaskan, beberapa waktu pengurus Dewan Pastoral Paroki Waerana bersama keluarga dari Paundoa mengunjungi HD dengan membawa bingkisan kasih.

“Kami sekeluarga berharap anak kami pulih dari derita jiwanya dan pada saatnya baloknya dibongkar,” harapnya. **(Markus Makur)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung