Dia mengatakan, ada beberapa pemuda Malaka sengat sesali dengan kebijakan dari pihak KPUD terkait dengan louching tahapan pilkada. Yang mana flyer yang beredar terdapat pengisi acara bukan talent-talent dari Malaka tapi dari luar Malaka. Hal ini yang membuat anak-anak Malaka sangat sayangkan.
Sementara anggaran yang digunakan adalah anggaran daerah, sehingga apa salahnya KPUD Malaka menggunakan talent-talent lokal untuk peredaran uang daerah kembali ke Malaka.
“Ini yang anak-anak malaka sangat sayangkan. Padahal anggaran yang digunakan adalah anggaran daerah,” ungkapnya.
“Talent-talent lokal di malaka juga sangat berkualitas. Dan tidak kalah saing dengan talent-talent lain yang ada di kupang atau atambua. Kalau talent-talent nya itu dari tingkat nasional anak-anak tidak sesali itu,” tambahnya.
“Jadi kita harap KPUD kedepannya berpikir untuk membangun malaka sendiri jangan hanya berpikir untuk hanya membangun orang-orang di luar malaka,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua KPUD Kabupaten Malaka Yuventus Bere, yang hendak dikontak via telp belum merespon. *(Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












