Lebih lanjut, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa dirinya dan Wakil Wali Kota akan memprioritaskan penanganan sampah di Kota Kupang, guna memastikan bahwa kebersihan menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten.
Dalam gaya kepemimpinannya, dr. Christian menekankan bahwa ia akan mengedepankan pendekatan yang lembut dalam komunikasi tetapi tetap tegas dalam pencapaian tujuan. Ia mengutip prinsip suaviter in modo, fortiter in re—lembut dalam cara, tegas dalam tujuan.
“Saya akan tetap tersenyum dan lembut dalam menyampaikan sesuatu, tetapi tegas dalam mengambil keputusan. Pemerintah tidak lagi memerintah, tetapi melayani. To govern is to serve. Saya ingin motto ini tercantum di kantor-kantor pelayanan publik agar masyarakat selalu mengingat bahwa mereka adalah prioritas kita,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemkot Kupang agar selalu responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan cepat dan tepat.
Dr. Christian Widodo juga menyampaikan visinya untuk menjadikan Kota Kupang lebih bersih dan maju, sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Surabaya dan Bandung.
Ia juga menyampaikan bahwa mulai Jumat (21/2), ia akan berangkat ke Magelang untuk mengikuti retreat bersama para kepala daerah lainnya selama delapan hari. Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang akan tetap menjalankan roda pemerintahan di Jakarta sebelum bergabung di Magelang pada 27 Februari 2025, tetap berkoordinasi dengan Sekda Kota Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












