Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

HMS Ajak Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Janda Tua Yosefina Abuk di Biudukfoho

Dalam kesempatan itu, HMS juga menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang belakangan ini aktif mempublikasikan rumah-rumah tidak layak huni di Kabupaten Malaka.

“Terima kasih karena di pemerintahan SBS–HMS, akhirnya para wartawan publikasikan dan kita turun bantu,” katanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Pernyataan itu menunjukkan satu hal: kritik dan sorotan publik tidak selalu harus dilihat sebagai serangan. Ia bisa menjadi jembatan kepedulian. Media, pemerintah, dan masyarakat dapat berdiri di sisi yang sama, membantu yang lemah.

Baca Juga :  Sesuai Kuasa Bupati, Wakil Bupati Henri Melki Simu Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu, isu rumah tidak layak huni menjadi perhatian yang semakin nyata di lapangan. Kunjungan ke Biudukfoho adalah satu potret kecil dari upaya tersebut.

Bagi Yosefina, rumah baru nanti mungkin berarti atap seng yang tidak bocor. Dinding yang kokoh. Lantai semen yang kering saat hujan.

Baca Juga :  Sesuai Kuasa Bupati, Wakil Bupati Henri Melki Simu Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Namun lebih dari itu, rumah baru berarti pengakuan: bahwa ia tidak sendiri.

Bahwa di usia senja, masih ada yang datang mengetuk pintunya. Bahwa pemerintah melihatnya bukan sebagai angka statistik, melainkan sebagai seorang ibu yang layak hidup dengan bermartabat.

Gotong royong yang direncanakan minggu depan bukan hanya kerja fisik membangun rumah. Ia adalah simbol bahwa nilai kebersamaan masih hidup di Malaka. Bahwa camat, kepala desa, dan wakil bupati bisa berdiri sejajar mengangkat kayu, mencampur semen, dan membangun harapan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung