Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

HMS Ajak Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Janda Tua Yosefina Abuk di Biudukfoho

BIDIKNUSATENGGARA.id | Di sudut sunyi Desa Biudukfoho, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, berdiri sebuah gubuk yang nyaris rubuh. Atapnya dari daun gewang yang sudah lapuk dan bolong di sana-sini. Dindingnya hanya pelepah bebak yang disusun seadanya. Lantainya tanah, lembap bila hujan turun, berdebu saat kemarau datang.

Di sanalah Yosefina Abuk, seorang janda lanjut usia dengan satu anak, bertahun-tahun bertahan hidup.

Beberapa hari terakhir, kisahnya viral. Foto-foto rumah reyot itu menyebar di media sosial. Banyak yang terdiam. Tak sedikit yang bertanya: bagaimana mungkin di zaman sekarang masih ada warga yang tinggal dalam kondisi seperti ini?

Pada Selasa, 3 Maret 2026, langkah kaki itu akhirnya tiba di halaman gubuk tersebut. Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, yang akrab disapa HMS, datang langsung melihat kondisi mama Yosefina.

Baca Juga :  Sesuai Kuasa Bupati, Wakil Bupati Henri Melki Simu Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Ia tidak sendiri. Turut mendampingi Camat Rinhat, Kepala Desa Biudukfoho, serta sejumlah kepala desa se-Kecamatan Rinhat. Kunjungan itu bukan sekadar seremoni. Tidak ada panggung. Tidak ada spanduk. Hanya tanah kering, atap bocor, dan wajah renta yang menyimpan banyak cerita.

Saat HMS memasuki gubuk itu, sinar matahari menembus celah atap yang berlubang. Bila hujan turun, air pasti jatuh langsung ke dalam rumah. Dinding dari pelepah bebak tampak rapuh. Beberapa bagian sudah miring. Rumah itu seperti menunggu waktu untuk tumbang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung