Ditambahkannya, Vitus Naikoan dari Kecamatan Rinhat juga berbicara mengenai perlunya pemprov memberikan perhatian pada kelanjutan pembangunan ruas jalan Bo’en-Tafuli-Wekeke serta Jembatan Bo’en-Wekeke. “Pembangunan ruas jalan dan jembatan ini tidak hanya penting untuk menghubungkan Kabupaten Malaka dan TTS, tetapi juga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya.
Gubernur terpilih NTT, Melki Laka Lena, usai pertemuan dengan Tim Kerja Melki-Jhoni, mengisyaratkan bahwa kebutuhan masyarakat akan infrastruktur ini akan menjadi agenda utama pasca pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur pada 7 Februari 2025.
“Setelah pelantikan, kami akan melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap berbagai persoalan dan kebutuhan rakyat, terutama dalam bidang infrastruktur jalan dan jembatan. Kami ingin memastikan apakah perbaikan bisa dilakukan di tingkat Provinsi atau harus mendapat dukungan dari pusat untuk ditindaklanjuti,” pungkas Melki Laka Lena dengan optimis.
Dalam kesempatan itu, Melki Laka Lena juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menangani isu-isu infrastruktur. Ia menyatakan, “Kita harus memastikan bahwa setiap desa dan kota di NTT mendapatkan akses yang layak dan aman melalui jalan dan jembatan yang baik. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang membuka peluang ekonomi dan meningkatkan mobilitas masyarakat,” ungkapnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












