Bupati SBS menegaskan bahwa orientasi utama program tersebut adalah memastikan tanah yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif untuk menghasilkan pangan.
“Kita pacul tanah ini supaya masyarakat Malaka tidak kekurangan makanan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar masyarakat meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian dengan mengembangkan komoditas pangan yang sesuai dengan kondisi agroekosistem setempat.
Peningkatan intensifikasi dan optimalisasi lahan diharapkan dapat memperkuat produksi pangan lokal serta mengurangi risiko kekurangan pangan di tengah masyarakat.
Program Pertanian SBS-HMS Tetap Berjalan
Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan SBS-HMS terus menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah.
Dukungan terhadap petani melalui pelayanan alsintan, termasuk balik tanah gratis, diharapkan dapat membantu mengurangi beban biaya dan waktu dalam kegiatan persiapan lahan.
Namun, pemerintah juga menekankan pentingnya partisipasi dan tanggung jawab petani. Bantuan pengolahan lahan harus dimanfaatkan secara optimal dengan memastikan lahan segera ditanami dan dikelola hingga menghasilkan.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan petani, program pertanian diharapkan tidak hanya menghasilkan lahan yang terolah, tetapi juga meningkatkan luas tanam, produktivitas, produksi pangan dan kesejahteraan petani.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












