Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Bupati Malaka SBS Dorong Optimalisasi Lahan Pertanian

Dengan demikian, manfaat intervensi pemerintah tidak berhenti pada kegiatan olah tanah, tetapi berlanjut hingga menghasilkan komoditas pangan yang dapat dikonsumsi maupun memberikan nilai ekonomi bagi petani.

Semua Elemen Diminta Awasi Lahan yang Sudah Diolah

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Bupati SBS juga meminta keterlibatan seluruh jajaran pemerintahan di tingkat desa dan kecamatan untuk melakukan pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada petani.

Baca Juga :  Relawan PMI Malaka Salurkan Bantuan ke 880 KK dan 375 Siswa di Nagekeo

Kepala desa dan aparat desa, camat serta seluruh staf kecamatan diminta memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program balik tanah di wilayah masing-masing.

Mereka diharapkan ikut memastikan lahan yang telah memperoleh pelayanan alsintan benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya.

“Semua elemen harus membantu mengawasi dan mengedukasi para petani agar tanah yang sudah diolah benar-benar ditanam. Para kepala desa, aparat desa, camat dan semua staf kecamatan harus beri perhatian terhadap program ini,” ujar SBS.

Baca Juga :  Relawan PMI Malaka Salurkan Bantuan ke 880 KK dan 375 Siswa di Nagekeo

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendorong optimalisasi lahan pertanian sekaligus meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya kesinambungan antara pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen.

Balik Tanah Bukan Tujuan Akhir

Dalam perspektif pembangunan pertanian, kegiatan balik tanah merupakan bagian dari persiapan lahan untuk mendukung sistem budidaya tanaman. Karena itu, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari berapa banyak lahan yang telah diolah, tetapi juga dari berapa banyak lahan tersebut yang kemudian masuk dalam siklus produksi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung