BIDIKNUSATENGGARA.id | Bupati Malaka, dr Stefanus Bria Seran (SBS), memberikan pesan inspiratif kepada seluruh pejabat perangkat daerah saat menyambut atlet Shorinji Kempo asal Kabupaten Malaka, Yulius Klau Nahak, di Aula Kantor Bupati Malaka, pada Selasa (9/12/2025).
Yulius berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih satu medali emas dan satu medali perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) yang berlangsung di Kudus, Semarang, Jawa Tengah.
Dalam pidatonya, Bupati SBS menekankan filosofi “menanam untuk memanen” sebagai kunci keberhasilan, baik dalam olahraga maupun pembangunan daerah.
Bupati SBS menggambarkan perjuangan seorang atlet Kempo yang baru meraih juara setelah 13 tahun berlatih, dan berkata, “Sudah lihat? 13 tahun latihan hari ini baru juara. Jadi ibarat tanam pohon mulai dari bibit ditanam, tumbuh, kemudian berbuah,” ujar SBS.
Ia menjelaskan bahwa atlet berusia 19 tahun itu telah memulai latihan sejak usia 6 tahun, sebuah bukti nyata bahwa tidak ada prestasi instan. “Lihat, jadi kamu harus tanam supaya bisa panen. Tidak ada yang instan,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Bupati SBS mengaitkan filosofi ini dengan kebijakan pembangunan di Kabupaten Malaka, khususnya dalam bidang sepak bola. Ia menegaskan, “Oleh karena itu, kita di Malaka main bola itu tidak ada beli pemain dari luar. Kabupaten lain beli pemain dari luar, Malaka tidak,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












