Ansy juga melaporkan kinerjanya dalam menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan kebijakan Komisi IV berpihak pada petani, peternak, dan nelayan, mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan, dan memastikan konservasi ekosistem. Karena itu ia tidak hanya berusaha hadir dan aktif berdiskusi dan menyampaikan aspirasi, tetapi turun langsung melakukan Kunjungan Kerja (Kunker), Kunjungan Spesifik dan Reses untuk melihat langsung kondisi lapangan dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Kantor saya ada di Senayan dan ada di rakyat. Dengan berkantor bersama rakyat saya dapat melihat langsung, menyerap berbagai aspirasi, menemukan titik masalah, dan menyampaikannya dalam rapat di Senayan. Dengan demikian ada ketersambungan antara konstituensi (masyarakat pemilih) dengan konsistensi, komitmen, dan integritas perjuangan di Senayan,” tegasnya.
Terus Berjuang untuk Rakyat
Ansy menjelaskan, selain sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, laporan tiga setengah tahun menjadi wujud nyata terima kasih dan penghargaannya kepada rakyat. Masyarakat NTT, terutama Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II yang meliputi Timor, Sumba, Rote dan Sabu wajib mendapatkan laporan kinerjanya di DPR. Mereka adalah pemberi mandat kekuasaan agar dirinya bekerja optimal sebagai wakil rakyat di Senayan dalam menjalankan kerja anggaran, legislasi, dan pengawasan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












