Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Air Irigasi Siap Layani Petani Sayap Kiri dan Kanan Benenai, Warga Malaka Diminta Olah Lahan, Tanam Februari

BIDIKNUSATENGGARA.id | Ketersediaan air irigasi pada Daerah Irigasi (DI) Malaka Sayap Kiri dan Sayap Kanan Benenai dipastikan dalam kondisi aman dan siap melayani kebutuhan petani. Karena itu, petani pengguna DI Malaka diminta segera melakukan pengolahan lahan dan menyelesaikan penanaman padi paling lambat pada Februari 2026.

Imbauan tersebut disampaikan Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BBWS NT II) sebagai bagian dari pengaturan tata kelola air agar distribusi irigasi dapat berjalan optimal dan merata bagi seluruh petani, baik di wilayah hulu maupun hilir DI Malaka.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS NT II melalui jajaran OP Satker OP, PPK OP, dan UPI Irigasi Malaka, Siprianus Nahak, mengatakan bahwa kondisi alam saat ini sangat mendukung aktivitas pertanian. Tidak adanya banjir kiriman membuat bendung irigasi dapat dioperasikan secara maksimal.

“Saat ini bendung bisa dibuka selama 24 jam karena tidak ada banjir kiriman. Kondisi ini sangat ideal untuk mendukung pengolahan lahan hingga masa tanam padi, sehingga petani tidak akan kekurangan air,” ujar Siprianus kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

Baca Juga :  Sesuai Kuasa Bupati, Wakil Bupati Henri Melki Simu Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Ia menegaskan bahwa BBWS NT II dalam posisi sangat siap melayani kebutuhan air irigasi bagi seluruh petani pengguna DI Malaka, baik di sayap kiri maupun sayap kanan. Oleh karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh para petani.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung