Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Solidaritas untuk Affan, Aliansi Seribu Lilin Gelar Aksi di Depan Polda NTT

Reporter : Rio SeranEditor: Redaksi
Solidaritas untuk Affan, Aliansi Seribu Lilin Gelar Aksi di Depan Polda NTT/ dok. Rio Seran

TIMORMEDIA.COM – Aliansi Seribu Lilin Kota Kupang menggelar aksi solidaritas di depan Markas Polda Nusa Tenggara Timur pada Sabtu malam (30/8).

Aksi tersebut digelar untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta pada 28 Agustus 2025.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Dalam aksi itu, para peserta menyalakan seribu lilin sebagai simbol duka dan perlawanan atas tragedi kemanusiaan tersebut. Mereka juga membacakan pernyataan sikap yang mengecam tindakan represif aparat terhadap massa aksi di Jakarta.

Baca Juga :  Pemprov NTT Siapkan Rp108 Miliar, Gaji ke‑13 ASN dan PPPK Mulai Dibayar Pekan Depan

Aliansi menilai insiden yang menewaskan Affan bukanlah kasus tunggal, melainkan bagian dari pola kekerasan sistematis negara dalam menghadapi gerakan rakyat.

Berdasarkan data yang mereka himpun, setidaknya 400 orang ditangkap, 150 mengalami luka berat, dan 5 orang ditabrak kendaraan taktis, salah satunya masih dalam kondisi kritis di RS Pelni, Jakarta.

“Wafatnya Affan Kurniawan adalah simbol harga yang harus dibayar rakyat untuk menyuarakan kebenaran, sekaligus menjadi simbol perlawanan yang tidak akan padam,” tulis pernyataan Aliansi.

Baca Juga :  Pemprov NTT Siapkan Rp108 Miliar, Gaji ke‑13 ASN dan PPPK Mulai Dibayar Pekan Depan

Tuntutan Aliansi Seribu Lilin

Dalam aksinya, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:

1. Memberikan keadilan untuk korban dan membebaskan tanpa syarat seluruh massa aksi yang ditangkap.

2. Menuntut transparansi dari kepolisian terkait pelaku yang bertanggung jawab.

3. Mewujudkan pendidikan yang ilmiah, demokratis, dan berpihak kepada rakyat.

4. Melaksanakan reforma agraria sejati serta membangun industrialisasi nasional.

Baca Juga :  Pemprov NTT Siapkan Rp108 Miliar, Gaji ke‑13 ASN dan PPPK Mulai Dibayar Pekan Depan

5. Menghentikan tindakan represif dan kriminalisasi terhadap rakyat.

6. Menghentikan keterlibatan TNI dalam urusan sipil.

7. Menarik TNI-Polri dari tanah Papua dan menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM.

8. Menolak relokasi masyarakat eks Timtim serta memberikan kepastian tanah di lokasi pengungsian.

9. Membubarkan DPR.

Aksi seribu lilin di Kupang berjalan damai dengan pengawalan aparat kepolisian. Para peserta menutup kegiatan dengan doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung