Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

4 Desa di Malaka Dilanda Banjir Akibat Hujan Deras, Warga Minta Bupati Bangun Tanggul

Lanjut Remigius Bria, untuk mengatasi banjir Malaka hanya bisa memperbaiki tanggul yang jebol. Kata dia, sebagus apapun program pemerintah, tidak akan berhasil jika tanggul di Dusun katara-Desa Fafoe dan Desa Oanmane dibiarkan rusak.

Camat Malaka Barat, Remigius Bria (kiri) bersama Angerius Bria (kanan) caleg terpilih dari partai NasDem saat memantau banjir di Dusun Busa Belo, Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat, Senin (11/3/2024). (bidiknusatenggara.com/ferdy bria)

“Apapun program pemerintah, dia tidak akan berhasil jika setiap tahun selalu ada banjir. Solusinya hanya satu, harus perbaiki tanggul,” Pungkasnya.

“Banjir ini setiap tahun selalu ada, makanya segala kegiatan pemerintah sebagus apapun akan gagal kalau tidak dibarengi dengan pembangunan tanggul,” Tambahnya.

Sementara, Alexander Seran salah satu warga Desa Fafoe menjelaskan, hujan deras itu menyebabkan sungai benenai meluap melalui tanggul yang jebol sejak 3 tahun lalu akibat badai siklon tropis seroja 2021. Luapannya pun masuk ke pemukiman dan merendam sebagian besar rumah warga dan lahan pertanian.

Baca Juga :  Pemprov NTT Siapkan Rp108 Miliar, Gaji ke‑13 ASN dan PPPK Mulai Dibayar Pekan Depan

“Banjir terjadi sekitar pukul 02.00 Wita hingga sekarang akibat Sungai Benenai meluap melalui tanggul yang jebol sejak badai seroja lalu,” Kata Alexander, Warga Dusun Kfularan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung