SBS menceritakan, pada era SBS-DA Periode 2016-2021, sembilan dokter terpilih dari Kabupaten Malaka diberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan spesialis di berbagai bidang. Program ini dibiayai penuh oleh pemerintah daerah bertujuan memperdalam keahlian mereka tapi juga menjadi modal penting bagi Malaka dalam memiliki tenaga ahli medis dari kalangan sendiri.
”Dalam masa kepemimpinan SBS -DA Periode 2016-2020 kebijakan pemerintah saat itu adalah merekrut para dokter ahli untuk melayani rakyat. Kebijakan kita saat itu juga mengirimkan sembilan dokter kita dari Malaka untuk studi dibidang dokter specialis di berbagai jurusan. Dalam tahun ini hingga tahun depan para dokter yang dibiayai pemda untuk belajar sebagai dokter specialis sudah ada yang menyelesaikan studinya kembali untuk mengabdi di Malaka”, ujarnya.
SBS menambahkan, kebijakannya kala itu yang tidak hanya fokus pada rekrutmen tapi juga pada pengembangan keahlian dokter-dokter Malaka melalui pendidikan spesialis. Ia menekankan pentingnya berinvestasi dalam pendidikan dokter spesialis sebagai solusi jangka panjang.
SBS menjelaskan, meskipun ada infrastruktur seperti rumah sakit dan peralatan medis canggih, ketiadaan dokter spesialis membuat pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan secara optimal. Hal ini menjadi bukti bahwa investasi tataniaga dalam pendidikan medis adalah kunci untuk memajukan layanan kesehatan di Malaka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












