Selain tiga fokus utama tersebut juga dijalankan berbagai jenis pelatihan pendukung lain yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing unit kerja di lingkungan RSUPP Betun.
“Kami juga berupaya agar pelatihan tidak hanya sekadar kegiatan, tapi benar-benar meningkatkan kemampuan nyata di lapangan, menjamin keselamatan pasien, dan mendukung RSUPP Betun menjadi rumah sakit yang semakin berkualitas,” tambah Maria Oktaviana Suan.
Langkah investasi pengembangan SDM ini sejalan dengan capaian kinerja keuangan rumah sakit yang hingga akhir Juni 2026 telah mencatatkan pendapatan sebesar Rp28,2 miliar atau melampaui separuh target tahunan. Peningkatan tersebut didorong oleh tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan seiring ketersediaan tenaga yang telah memiliki kompetensi khusus.
Komitmen manajemen RSUPP Betun diharapkan dapat mewujudkan standar pelayanan setara rumah sakit besar di kota-kota lain guna melayani kebutuhan kesehatan masyarakat Malaka dan wilayah sekitarnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












