SBS kemudian mempertegas bahwa seorang pemimpin sejatinya mampu menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadinya. “Seorang pemimpin tidak boleh lapar, baik secara fisik maupun emosional. Sebab kehadiran seorang pemimpin adalah untuk mengurus masyarakatnya, bukan untuk memenuhi ambisi pribadi. Tugas utama kami adalah mengurus masyarakat,” tandasnya dengan penuh kebijaksanaan.
Dia melanjutkan, “Saya dan HMS datang bukan untuk menipu masyarakat dengan janji-janji yang bombastis. Kami tidak seperti itu. Kami ingin meninggalkan warisan kepemimpinan yang kuat dan berorientasi pada hasil nyata.” tuturnya.
“Jadi saya minta kepada keluarga besar Kamanasa dan Harekakae untuk jaga kami, agar kami tidak berkelahi. Karena kalau kami dua berkelahi maka kamu tidak ada harga karena kamu yang pilih kami jadi bupati,” ungkap SBS dengan penuh harapan.
Di akhir, SBS mengingatkan semua pendukung bahwa pada tanggal 27 ini, jika kalian memberikan kepercayaan kepada saya dan HMS, kami berjanji akan bekerja keras dan tulus untuk mengurus bapak mama dengan sepenuh hati, demi kesejahteraan dan kemajuan bersama.*(Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












